SERANG – Guna mengintensifkan pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (DPB), KPU Kota Serang menemui pimpinan parpol untuk meminta tanggapan. Diharapkan, ada masukan aktif dari parpol agar validasi DPB tetap terjaga. Kegiatan berkoordinasi dengan pimpinan parpol itu dilakukan mulai tanggal 11 hingga 14 Agusuts 2020.

Berdasarkan Pasal 20 huruf l UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, KPU Kabupaten/Kota berkewajiban melakukan pemutakhiran dan memelihara data pemilih secara berkelanjutan dengan memperhatikan data kependudukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Sesuai SE KPU RI nomor 550 tanggal 10 Juli 2020, dalam melakukan rapat pleno DPB, KPU dapat mengundang pimpinan parpol sesuai tingkatan. Karena itu kami berinisiatif roadshow menemui pimpinan parpol agar mereka berkepentingan terhadap DPB ini. Pleno rekapitulasi DPB kami lakukan setiap sebulan sekali,” kata Divisi Teknis KPU Kota Serang Fierly Murdlyat Mabrurri, Rabu (12/8/2020).

Dijelaskan, masyarakat dan atau pemangku kepentingan dalam pemilu dapat memberikan tanggapan atas DPB. Di antaranya mengenai perbaikan elemen data pemilih, adanya pemilih baru, adanya pemilih yang pindah domisili, adanya TNI/Polri yang alih status menjadi purnawirawan, dan atau adanya anggota keluarga yang sudah meninggal dunia. Jika DPB ini efektif, kata Fierly, mempermudah proses pemutakhiran data dan penyusunan daftar pemilih pada pemilu/pilkada berikutnya.

Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Kota Serang Nanas Nasihudin menerangkan, berdasarkan rapat pleno DPB bulan Juli, terjadi kenaikan signifikan terhadap jumlah pemilih. Pada Pemilu 2019 silam, Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kota Serang sebanyak 461.340, terdiri dari pemilih laki-laki 233.691, dan pemilih perempuan 227.649. Sementara DPB bulan Juli 2020 adalah sebanyak 463.266, terdiri dari pemilih laki-laki 234.663, dan pemilih perempuan 228.603. Itu artinya ada kenaikan jumlah pemilih sebanyak 1.926 orang.

“Perubahan jumlah pemilih itu diperoleh dari penambahan jumlah pemilih baru kemudian dikurangi adanya pemilih yang sudah tidak memenuhi syarat. Data kami peroleh dari hasil koordinasi dengan Disdukcapil, tanggapan masyarakat, Bawaslu, dan pemangku kepentingan lainnya. Karena itu kami harakan betul masukan dari parpol,” kata Nanas.

Seluruh komisoner KPU Kota Serang bertugas dalam agenda pertemuan dengan parpol. Ade Jahran bertugas menemui Partai Gerindra, Partai Golkar, dan PKPI. Fierly Murdlyat Mabrurri menemui Partai Hanura, Partai Berkarya, dan PSI. Nanas Nasihudin menemui PDI Perjuangan, Partai Demokrat, dan Partai Perindo. Fahmi Musyafa menemui Partai NasDem, PKS, PAN, dan PBB. Sementara Patrudin menemui PKB, PPP, dan Partai Garuda.


Warning: A non-numeric value encountered in /home/kpuseran/public_html/wp-content/themes/KPUSerang2020/includes/wp_booster/td_block.php on line 1008