SERANG – Sejak 2014 hingga 2020, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Serang telah memproses pergantian antar waktu (PAW) terhadap 10 anggota DPRD Kota Serang. 

Berdasarkan data KPU Kota Serang, Kesepuluh anggota DPRD yang menjalani PAW. Lima diantaranya meninggal dunia. Yakni, Anis Fuad digantikan Ali Rohman, Ali Rohman digantikan Imron Latif, Misari digantikan Agus Sutisna (Partai Golkar), Samlawi digantikan Samsudin (PDI Perjuangan), dan Baijuri digantikan Marta Mulya (Partai Hanura). 

Sedangkan, lima lainnya diberhentikan dan atau mengundurkan diri dari Partai politik. Yakni, Subadri Ushuludin digantikan Madbuang, Wahyu Hidayati digantikan Sri Sutrisnawati (Partai Golkar), Furtasan Ali Yusuf diganti Ria Arifin, Deviana Idris diganti Yayah Rohayati (Partai Hanura) dan Muji Rohman diganti Zulhirawan (PKPI). 

Divisi Teknis KPU Kota Serang Fierly Murdlyat Mabruri mengatakan, proses PAW yang dilakukan KPU telah berdasarkan mekanismenya. “Sejak 2014 sampai sekarang. KPU telah memproses PAW 10 anggota DPRD Kota Serang,” ujarnya kepada Radar Banten disela rapat koordinasi virtual bersama KPU RI terkait penerapan Aplikasi Sistem Pergantian Antar Waktu (SimPAW) di Kantor KPU Kota Serang, Selasa (29/9). 

Fierly mengatakan, ke depan proses PAW bagi DPRD harus menggunakan Aplikasi SimPAW. KPU menerapkan SimPAW untuk menyamakan persepsi proses PAW. “Masyarakat bisa mengakses informasi PAW. Siapa yang digantikan, alasannya apa dan penggantinya bisa diakses,” katanya.

Ketua KPU Kota Serang Ade Jahran mengatakan, Aplikasi SimPAW diterapkan KPU dalam proses PAW dewan untuk mendorong transparansi. “Jadi, masyarakat bisa mengakses informasi PAW DPRD Kota Serang dan tentu seluruh Indonesia,” pungkasnya.


Warning: A non-numeric value encountered in /home/kpuseran/public_html/wp-content/themes/KPUSerang2020/includes/wp_booster/td_block.php on line 1008