Minggu, 18 Agustus 2019 |
»Selamat Datang Di Website Resmi KPU Kota Serang »SUKSESKAN PEMILIHAN UMUM TAHUN 2019

MENU UTAMA

Galeri Foto

  • RAPAT PLENO PENTAPAN CALEG TERPILIH KOTA SERANG PEMILU 2019
  • RAPAT PLENO PENTAPAN CALEG TERPILIH KOTA SERANG PEMILU 2019
  • RAPAT PLENO PENTAPAN CALEG TERPILIH KOTA SERANG PEMILU 2019
  • Rapat Pleno Rekapitulasi Perolehan Hasil Penghitungan Suara Pemilu 2019 Kota Serang
  • Rapat Pleno Rekapitulasi Perolehan Hasil Penghitungan Suara Pemilu 2019 Kota Serang
  • Rapat Pleno Rekapitulasi Perolehan Hasil Penghitungan Suara Pemilu 2019 Kota Serang
  • Kunjungan Anggota KPU RI Pengechekan Gudang KPU Kota Serang
  • Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara Pemilu 2019
  • Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara Pemilu 2019
  • SOSIALISAI BERBASIS KOMUNITAS

UNDUH

Berita

Pastikan Penyebab Meninggalnya Petugas KPPS, Komnas HAM Datangi KPU Kota Serang

Kamis, 16 Mei 2019 11:11:00 wib Dibaca: 29 Pengunjung

Untuk memastikan jejak rekam petugas KKPS yang meninggal dunia pada proses Pemilu 2019.Tim pemantau pemilu 2019, dari Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas Ham) mendatangi kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Serang, 

Komnas HAM melontarkan beberapa pertanyaan kepada keluarga korban yang meninggal dunia, diantaranya terkait silsilah dan penyebab meninggalnya petugas KKPS pemilu tersebut.
 

Komisioner Komnas Ham RI, Amiruddin Alrahab menjelaskan, kedatangan Komnas Ham hari ini, untuk mengetahui kronologi dan penyebab meninggalnya penyelenggara pemilu 2019.

"Kami ingin memastikan secara langsung penyebab dan akibat meninggalnya petugas KPPS pada pemilu 2019 ini. Kita ingin mengetahui penyebabnya," ujar Amiruddin kepada awak media, Rabu (15/05/19).
 

Keterangan yang didapat dari keluarga korban, lanjut Amiruddin, korban meninggal diakibatkan kelelahan dan mengalami sakit. Sementara itu, pihak dari Komnas Ham akan mencari tahu kronologis dari keluarga korban lainnya yang meninggal ataupun sakit pada pemilu 2019 tersebut.

"Ini belum menyeluruh. Kita akan mencari tahu kronologis dari keluarga korban lain yang ada di Kabupaten dan Kota di Banten. Jadi kita belum dapat menyimpulkan secara pasti. Apa penyebab meninggalnnya KPPS pemilu 2019 di Banten," ungkapnya

Ditempat yang sama, anak keluarga korban (Alm) Ulum Supriyadi, Andra  Kirana menjelaskan, dirinya telah di interograsi oleh Komnas HAM terkait penyebab meninggalnya Almarhum tersebut.

"Saya jelaskan, awalnnya ayah saya sakit setelah tugas. Sebelum bertugas ayah sehat-sehat saja. Sehabis tugas ngeluh sakit kepalanya. Mungkin karena kurang tidur," katanya

Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, lanjut Andra, Almarhum mengalami tekanan darah tinggi Hingga 160 -180. "Penyebabnya itu karena kurang tidur dan masuk angin. Saya mengharapkan untuk tahun depan penyelenggaraan Pemilu tidak digabungkan seperti ini," kata Andra

Sementara, Komisioner KPU Kota Serang, Iip Pahrudin menjelaskan, pihaknya menyambut baik kedatangan dari Komnas HAM, untuk mengetahui jejak rekam KPPS yang meninggal dan juga yang sakit pada pemilu 2019 ini.

"Komnas Ham RI hanya ingin mengetahui terkait silsilah penyebab meninggalnya petugas penyelenggara pemilu 2019 ini. Apa penyebabnya,"katanya.

Iip menuturkan, tekait santunan yang akan diberikan kepada keluarga korban yang meninggal. Pihaknya telah konfirmasi dengan KPU RI. Sementara, KPU Kota Serang dan Provinsi sudah memberikan santunan.

"KPU RI sudah menjanjikan. Sebelum tanggal 22 Mei, sebelum Pleno KPU RI, santunan sudah masuk. Jadi sudah bisa diserahkan ke pihak keluarga korban. Dari KPU Kota Serang juga kami sudah memberikan santunan, termasuklembaga KPU dari Provinsi Banten juga sudah," pungkasnya.

Top